Porostimur.com, Tomohon – Kabar mengejutkan datang dari mantan Bupati Talaud yakni Sri Wahyuni Manalip.
Bupati yang dikenal karena memiliki paras cantik ini, diduga menerima kekerasan saat menjadi warga binaan di Lapas Perempuan dan Anak Kelas IIB Tomohon.
Informasi tentang kekerasan yang diterima oleh mantan Bupati Talaud ini, disampaikan oleh suaminya yakni Armindo Pardede.
Menurut Armindo Pardede, jika sang istri mendapatkan kekerasan dari petugas sipir yang ada di dalam Lapas tersebut.
“Saya diberitahu istri saya jika dia mendapat penganiyayaan oleh petugas Lapas,” kata dia.
“Dia memukul istri saya hingga mengalami luka lebam, beberapa hari saya langsung ke Lapas, ternyata bekas luka lebam masih ada,” ujarnya.
Mirisnya dugaan penganiyayaan ini diduga dilakukan oleh seorang pejabat Kepala seksi Min Kamtib Lapas Perempuan dan Anak klas IIB Tomohon Inisial L.
Disitat dari terasgorontalo.com, Akibat penganiyayaan ini mantan Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip mengalami luka lebam dibagian tangan dan tubuh.
Sang suami mengatakan jika kasus dugaan penganiyayaan ini terjadi pada februari 2022 lalu.
Pihak keluarga meminta Kementrian Hukum dan HAM segera menindaktegas pelaku (petugas sipir) yang bertindak arogansi terhadap warga binaan.









