Porostimur.com, Jakarta — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa partai berlambang pohon beringin itu tidak didirikan semata-mata untuk mengantarkan ketua umumnya menjadi presiden atau wakil presiden. Menurutnya, Golkar memiliki mandat politik yang lebih luas, yakni menjadi instrumen untuk mewujudkan cita-cita negara dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat merespons pertanyaan mengenai peluang dirinya maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Berbicara di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (20/10/2026), Bahlil menekankan bahwa orientasi utama partai bukanlah mengejar jabatan politik bagi elite, melainkan memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan, pendidikan, dan kepentingan masyarakat.
“Partai Golkar itu lahir bukan hanya semata-mata untuk menjadikan ketua umum jadi presiden sama wapres. Tapi Partai Golkar ini lahir untuk menjadi instrumen politik negara dalam mewujudkan cita-cita negara, untuk apa? Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kesejahteraan, pendidikan, dan macam-macam. Itu maksud saya,” kata Bahlil, dikutip dari Kompas.com.









