Bahlil Tegaskan Golkar Bukan Partai untuk Mengejar Jabatan Presiden dan Wakil Presiden

oleh -18 Dilihat
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa partai berlambang pohon beringin itu tidak didirikan semata-mata untuk mengantarkan ketua umumnya menjadi presiden atau wakil presiden.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan posisi Bahlil bahwa pembicaraan mengenai jabatan presiden maupun wakil presiden tidak seharusnya menggeser perhatian partai dari agenda pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Meski demikian, pernyataan Bahlil tidak dengan sendirinya menjawab kemungkinan pencalonannya pada Pilpres 2029. Hingga pernyataan itu disampaikan, pembahasan mengenai calon wakil presiden yang akan diusung bersama Prabowo masih terbuka.

Golkar Telah Tetapkan Prabowo, Cawapres Dibahas Kemudian

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyatakan bahwa partainya telah menetapkan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029. Namun, Golkar belum menentukan sosok yang akan mendampingi Prabowo sebagai calon wakil presiden.

Doli menyebut posisi politik tersebut telah ditegaskan sejak akhir 2024. Menurutnya, pembahasan mengenai calon wakil presiden belum menjadi prioritas karena partai-partai politik masih perlu berfokus mendukung jalannya pemerintahan periode 2024–2029.

“Ya sejak tahun akhir 2024, standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya. Dan ketika ditanya, kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya?” ujar Doli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.