Langkah ini dilakukan agar kegiatan yang menjadi aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing tetap dapat direalisasikan, meskipun dengan keterbatasan anggaran.
“Kemungkinan besar seluruh anggota DPRD sudah mengusulkan program Pokir ke beberapa dinas supaya kegiatan itu tetap bisa terlaksana di setiap dapil,” ujar Memet.
Penyesuaian anggaran ini menjadi tantangan tersendiri bagi anggota dewan dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, terutama dalam kondisi fiskal daerah yang ikut tertekan akibat kebijakan efisiensi secara nasional.
(Amirudin Irsad)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










