Porostimur.com, Sanana – Fakta baru mengenai kematian tragis Alm. Alfian Soamole (30) mulai terkuak setelah sejumlah wartawan melakukan penelusuran langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah Kecamatan Mangoli. Temuan tersebut memantik tanda tanya besar, terutama terkait pernyataan resmi kepolisian yang sebelumnya belum mengungkap lokasi persis pengeroyokan.
Dalam penelusuran itu terungkap bahwa Alfian Soamole, warga Desa Kou, Kecamatan Mangoli Timur, ternyata dikeroyok tepat di depan rumah komandan Pos Polisi Mangoli yang berada di Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Temuan penting ini kembali memunculkan pertanyaan publik mengenai apa sebenarnya yang terjadi pada malam nahas tersebut.
Lokasi Kejadian Berdekatan dengan Pos Polisi
Pada konferensi pers Selasa (2/12/2025) lalu, Kasat Reskrim Polres Sula IPTU Wawan Lauwanto hanya menyebut lokasi kejadian terjadi di Desa Mangoli, Dusun III, tanpa menyebut fakta bahwa pengeroyokan berlangsung di depan rumah Komandan Pos Polisi Mangoli Tengah.
Padahal, menurut temuan lapangan tim wartawan pada Jumat (5/12/2025), fakta mengenai lokasi ini terlihat jelas dan dapat disaksikan langsung di TKP.
Salah satu wartawan kepada Porostimur.com, Sabtu (6/12/2025), menyatakan bahwa informasi yang diperoleh di lapangan berbeda dari apa yang disampaikan Polres Sula dalam konferensi pers.









