Porostimur.com, Weda – Bandara khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali menjadi sorotan setelah seorang warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat China berinisial MY diamankan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu, Jumat (5/12/2025). Ia diduga kuat mencoba menyelundupkan bahan mineral ilegal menggunakan penerbangan PK-SJE rute Weda Bay (WDB) – Manado (MDC).
Dalam keterangan awal yang dihimpun Porostimur.com, MY kedapatan membawa lima bungkus nikel campuran dan empat bungkus nikel murni. Barang bukti langsung diamankan, sementara sang WNA kini menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat terkait.
“Saat ini pelaku dalam proses (pemeriksaan) lebih lanjut oleh aparat terkait, serta bahan mineral yang coba diselundupkan, akan dilakukan penelitian lebih lanjut oleh instansi terkait,” ujar Komandan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Halilintar, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, dalam keterangan pers, Jumat.
Satgas Terpadu Disiagakan Pasca Evaluasi Pemerintah
Pengamanan di Bandara IWIP sebenarnya telah menjadi perhatian pemerintah sejak tahun lalu. Meski bandara khusus itu sudah beroperasi sejak 2019 dengan izin Kementerian Perhubungan, evaluasi pemerintahan terbaru menyebut fasilitas tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar minimal perangkat negara yang wajib hadir dalam sebuah fasilitas penerbangan yang melayani pergerakan orang dan barang.









