Festival Desa Nelayan Pastabulu Prioritaskan Potensi Perikanan di Kepulauan Sula

oleh -215 views

“Sumber penghidupan bawah laut ini tergantung dari terumbu karang yang masih asri tanpa ada kerusakan alam bawah laut termasuk biota laut lainnya,” tandasnya.

Pemprov Malut Apresiasi Kemenparekraf RI

Mewakili Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba, Asisten Satu (AS.1) Karim Buamona membuka dan meresmikan Festival Desa Nelayan Pastabulu di Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) serta mengapresiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Dalam sambutan tersebut, karim mengatakan Kepsul merupakan negeri yang kaya akan budaya leluhur dari hasil perikanan dan pertanian serta diketahui secara umum alam bawah laut dan Teluk U yang populer.

Momen tersebut, lanjut dia, pada Festival Desa Nelayan Pastabulu ini mempunyai pesan moril yang bernilai tinggi serta kearifan lokal dan filosofi hidup masyarakat Sula menjadi Industri Kreatif warga setempat dalam menciptakan suasana Festival yang khidmat.

Tak hanya itu, Festival Desa Nelayan Pastabulu ini juga menyajikan berbagai macam kuliner khas Nelayan dan Khas kuliner Masyarakat Desa Pastabulu yang bernuansa Kuliner lokal Kecamatan Mangoli Utara.

Baca Juga  Tanggapi Dugaan Pencemaran Kali Kukuba, FHT Klaim Sudah Sesuai Standar Operasional

“Kita disajikan suguhan kuliner seperti Karang Bakau, Ikan Bakar, Lapa-Lapa, dan aneka sajian Ikan Ngafi yang bernuansa khas kuliner lokal lainnya,” kata Karim Buamona, saat acara pembukaan, Selasa (23/8/2022) malam.

No More Posts Available.

No more pages to load.