Golkar Maluku Dorong Pembangunan Inklusif dan Manfaat Nyata Blok Masela untuk Tanimbar

oleh -44 views
Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar Lessy, menekankan bahwa kekayaan alam dan posisi strategis daerah harus benar-benar diterjemahkan menjadi kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar angka pertumbuhan.

Porostimur.com, Saumlaki – Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (27/4/2026), menjadi panggung penegasan arah pembangunan Maluku ke depan. Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar Lessy, menekankan bahwa kekayaan alam dan posisi strategis daerah harus benar-benar diterjemahkan menjadi kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar angka pertumbuhan.

Dalam sambutannya, Umar mengingatkan bahwa Maluku merupakan anugerah besar dengan potensi laut, sumber daya, dan budaya yang melimpah. Namun di balik itu, masih terdapat tantangan serius yang membutuhkan kerja bersama.

“Pembangunan tidak boleh berhenti pada angka. Ia harus menyentuh kehidupan masyarakat secara nyata,” tegas Umar.

Tantangan Nyata Pembangunan Maluku

Umar mengurai sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi Maluku, mulai dari kemiskinan, keterbatasan infrastruktur, hingga belum meratanya akses pendidikan dan kesehatan. Ia juga menyinggung tingginya tingkat pengangguran terbuka di wilayah kepulauan sebagai sinyal bahwa pertumbuhan belum sepenuhnya inklusif.

Menurutnya, kondisi ini menuntut langkah strategis yang lebih terarah, terutama dalam memperkuat konektivitas antar pulau, mendorong ekonomi berbasis kelautan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Agar setiap jengkal potensi benar-benar berubah menjadi kesejahteraan,” ujarnya.

Tanimbar dan Harapan dari Blok Masela

Secara khusus, Umar menyoroti posisi strategis Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai beranda timur Indonesia yang berbatasan langsung dengan Australia. Ia menyebut Tanimbar bukan hanya kaya secara alam, tetapi juga memiliki sejarah panjang sebagai masyarakat maritim yang tangguh.

No More Posts Available.

No more pages to load.