Porostimur.com, Tobelo — Aktivitas vulkanik Gunung Dukono kembali meningkat. Gunung api yang berada di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara itu dilaporkan erupsi pada Senin (18/5/2026) pukul 09.58 WIT. Dalam sepekan terakhir, gunung ini tercatat sudah tiga kali mengalami letusan.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, kolom abu teramati mencapai ketinggian sekitar 1.600 meter di atas puncak, atau 2.687 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat laut. Letusan tersebut juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi sekitar 92 detik.
Aktivitas Seismik Masih Tinggi
PVMBG mencatat, status aktivitas Gunung Dukono saat ini masih berada pada Level II atau Waspada. Data pengamatan kegempaan sepanjang 18 Mei 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIT menunjukkan aktivitas yang cukup signifikan.
Tercatat terjadi 82 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo berkisar 6–34 milimeter dan durasi 19,83 hingga 764 detik. Selain itu, terdapat 32 kali gempa low frequency dengan amplitudo 3–10 milimeter dan durasi 10,68–25,93 detik.
Sementara itu, satu kali gempa tektonik jauh juga terdeteksi dengan amplitudo 12 milimeter, s-p 12,03 detik, dan durasi 38,13 detik.










