“Dan adalah dia sosok yang sangat zalim, bengis, pembenci keluarga Nabi, keji, tukang menumpahkan darah dan dia juga orang yang sangat pemberani, lancang, licik, cerdas, fasih dan ahli balaghah, dia mengagungkan Qur’an. Dia punya kebaikan di tengah lautan kejahatannya. Dan masalah kebaikannya itu urusan Allah.” [Siyar A’lam Nubala (4/344)]
7. Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
الحَجَّاجُ بنُ يُوْسُفَ الثَّقَفِيُّ اسمٌ معروفٌ في تاريخِ الأمةِ الإسلاميةِ ، اسمٌ اقترنَ بسفكِ الدمِ والبطشِ والجبروتِ ، اسمٌ لا يكادُ كتابٌ من كتبِ التاريخِ إلا ولهُ فيه ذكرٌ ، ولكن هل للرجلِ حسناتٌ تذكرُ في بحرِ ذنوبهِ
“Hajjaj bin Yusuf ats Tsaqafi adalah nama yang dikenal dalam sejarah umat Islam. Nama yang lekat dengan penumpahan darah, kediktatoran dan penindasan. Nama yang hampir tidak ada kitab sejarah Islam yang tidak menyebut akan namanya. Namun demikian, apakah akan diperhitungkan kebaikan seseorang di tengah lautan dosa kesalahannya?” [Majmu’ Fatawa (3/278)]
8. Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
كان ناصبيا يبغض عليا وشيعته في هوى آل مروان بني أمية ، وكان جبارا عنيدا ، مقداما على سفك الدماء بأدنى شبهة
“Dia pembenci Ahlu Bait Nabi dan sangat anti kepada Sayidina Ali dan keluarganya. Hal ini karena dia terlalu fanatik kepada keluarga Marwan dari Dinasti Umayyah. Dia orang yang angkuh lagi kejam. Sangat mudah menumpahkan darah siapapun meski dengan alasan yang sederhana.” [Bidayah wa Nihayah (9/153)]




