HCW Duga Ada Konspirasi Dibalik Pemberhentian Dirut PDAM Oleh Pj. Wali Kota Ternate

oleh -283 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Halmahera Corruption Watch (HCW) menduga ada konspirasi dibalik pencopotan Dirut PDAM Kota Ternate oleh pejabat Walikota, Hasyim Daengbarang.

Hal ini dikatakan Direktur HCW, Raja Idrus melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Porostimur.com , Rabu (7/4/2021) di Ternate.

Rajak bilang, dengan mencopot Dirut PDAM, Pj. Walikota Ternate telah menciptakan sistem pemerintahan yang amburadul.

“Alasan Dirut PDAM dicopot karena yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi, menurut Saya itu tidak rasianal dan tidak beralasan,” kata Rajak.

Link Banner

“Sebab seseorang yang ditetapkan sebagai tersangka, belum tentu ia bersalah. Mestinya ditunggu sampai ada putusan pengadilan yang ikrah. Kalau Pj. walikota jadikan alasan tersangka sebagai rujukan Dirut PDAM diganti. dalil hukum apa yang dipakai? Harus jelas,” imbuhnya.

Baca Juga  Pangdam Pattimura Pererat Tali Silaturahmi Dengan Pemuka Agama

Anak muda yang akrab disapa Jack ini menjelaskan, kewenagan Pj. Walikota sangat terbatas. Pejabat walikota menurutnya tidak bisa memutasi pejabat atau memberhentikan pejabat dari jabatannya. Sebab tugas pejabat hanya menata administrasi pemerintahan di lingkup pemeritah Kota Ternate.

“Pejabat Walikota Ternate, Hasyim Daengbarang sudah melangkah terlalu jauh,” tukasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kalau Pj Walikota Ternate melakukan pencopotan Dirut
PDAM dengan alasan rekomendasi Badan Pengawas PDAM, dan tidak diaudit selama tiga tahun berturut-turut juga tidak mendasar. “Itu lebih fatal lagi karena hal itu tidak bisa dijadikan alasan. Bagi saya itu sangat keliru,” terangnya.

Rajak menduga pencopotan Dirut PDAM Ternate dikarenakan ada faktor lain dan ini adalah keinginan Pj. Walikota Ternate sendiri.

Baca Juga  Peradi Perjuangan Hadir di Maluku

“Kalau tidak, makan HCW menduga ada bisikan dari orang-orang dalam itu sendiri khususnya pegawai PDAM, karena faktor suka atau tidak suka. HCW menduga itu, lalu menggunakan tangan Pj. Walikota Ternate untuk mencopot Dirut PDAM,” ungkapnya.

Lantaran itu, HCW meminta agar PJ. Walikota Ternate segera membatalkan SK pencopotan Dirut PDAM. Sebab langkah pencopotan tersebut menurut HCW bukan tugas atau kewengan pejabat walikota.

“Agar publik tidak menilai Pj. Walikota Ternate menciptakan kekisruhan atau kegaduan dalam tubuh PDAM. Saya berharap beliau meninggalkan kesan yang baik selama menjabat Pj Walikota Ternate, karena tinggal menghitung hari jabatan itu sudah selesai,” tutur Jeck.

“Terlepas dari hal tersebut, Saya pun meminta agar Dirut PDAM jangan meninggalkan ruangan atau tidak boleh kelaur dari kantor, sebab apa yang dilakukan Pj. Walikota Ternate itu tidak sah kalau dilihat dari kacamata hukum,” tutur Jeck. (sarjan)