Porostimur.com, Labuha – Komitmen pemberantasan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kembali menjadi sorotan. Dalam sosialisasi Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2026, Kepala Inspektorat Halsel, Ilham Abubakar, menyesalkan rendahnya kehadiran langsung sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan yang digelar Inspektorat Daerah di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Rabu (4/11/2026), itu dihadiri unsur pimpinan OPD, camat, kepala desa, LSM, insan pers, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Ilham menyayangkan banyak pimpinan perangkat daerah yang tidak hadir secara langsung dan hanya mengutus perwakilan. Padahal, menurutnya, pencegahan korupsi membutuhkan perhatian dan keterlibatan langsung seluruh pimpinan organisasi pemerintahan.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara dan daerah saat ini menjadi perhatian serius, baik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maupun Aparat Penegak Hukum (APH).
Ilham Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Kewenangan
Dalam sambutannya, Ilham mengatakan pemahaman aparatur mengenai tindak pidana korupsi harus terus ditingkatkan, terutama terhadap berbagai bentuk penyimpangan yang terkadang dianggap sebagai hal biasa dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.









