HUT ke-81 Maluku, Hendrik Lewerissa: Katong Samua Punya Tanggung Jawab Membangun Negeri

oleh -51 Dilihat
Delapan puluh satu tahun perjalanan Provinsi Maluku menjadi momentum bagi Gubernur Hendrik Lewerissa untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa masa depan daerah tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah.

Ia mengingatkan agar kepentingan rakyat tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan kelompok.

“Tidak boleh ada kepentingan kelompok yang lebih besar daripada kepentingan rakyat. Pemerintahan harus hadir melalui pelayanan yang cepat, bersih, transparan, dan berpihak kepada masyarakat,” katanya.

Dalam konteks pengelolaan keuangan daerah, Gubernur meminta agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran dapat diukur dari manfaat yang diterima masyarakat.

“Setiap rupiah APBD harus memberikan manfaat nyata. Setiap program harus jelas hasilnya. Dan setiap kebijakan harus bermuara pada satu pertanyaan: Apakah rakyat menjadi lebih sejahtera?” ujarnya.

Ia mengakui Maluku masih menghadapi sejumlah persoalan besar, mulai dari kemiskinan, pengangguran, ketimpangan antarwilayah, keterbatasan konektivitas hingga kapasitas fiskal.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Hadiri Maluku Manggurebe ke-6, Dorong UMKM dan Produk Lokal Naik Kelas

Namun, Lewerissa meminta tantangan tersebut tidak dijadikan alasan untuk kehilangan optimisme.

“Saya percaya kita tidak boleh takut terhadap besarnya tantangan. Sebab Maluku memiliki sesuatu yang jauh lebih besar daripada tantangan itu, yaitu kekuatan persaudaraan dan ketangguhan orang Maluku,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Lewerissa kembali mengajak seluruh masyarakat dari berbagai penjuru Maluku menyatukan langkah dan kekuatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.