“Biaya pemindahan ibu kota itu besar sekali, [kebijakan fiskal harus sesuai prioritas],” ujarnya.
Sebelumnya, SoftBank Group yang merupakan salah satu kandidat kuat investor IKN mengumumkan batalnya penanaman dana ke proyek tersebut. Peluang IKN memperoleh investasi berkisar US$30—40 miliar dari grup asal Jepang itu pun pupus.
“Kami tidak lagi berinvestasi pada proyek tersebut, tetapi kami akan tetap melanjutkan investasi di Indonesia melalui portofolio kami pada SoftBank Vision Fund,” tertulis dalam keterangan resmi SoftBank, Dilansir dari laman Nikkei Asia pada Sabtu (12/3/2022).
(red/bisnis.com)




