Internal PBNU Terbelah soal Waktu Muktamar ke-34 di Lampung

oleh -2 Dilihat

Kemudian Manarul Hidayat dari Jakarta, Abun Bunyamin dari Jawa Barat, Ahmad Haris Shodaqoh dari Jawa Tengah, Abdul Kadir Makarim dari NTT, Muhsin Abdillah dari Lampung, dan Farid Wajdy dari Kalimantan Timur.

Kesepakatan 9 kiai sepuh itu sudah dibenarkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Ulil Abshar. Ia mengaku telah menerima dokumen kesepakatan dari para kiai sepuh NU tersebut.

“Ya benar, kami telah menerima keputusan tersebut,” kata Ulil kepada CNNIndonesia.com, Kamis (25/11).

Ketua Panitia Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama Imam Aziz mengaku mendukung usulan sembilan kiai sepuh agar gelaran muktamar ditunda hingga akhir 2022.

Pihaknya menilai keputusan untuk menunda muktamar juga terkait dengan persiapan. Menurutnya, waktu terlalu mepet jika muktamar digelar sebelum 23-25 Desember 2021.

Baca Juga  Real Madrid Kalahkan Villarreal 1-0, Vinicius Junior Kartu Merah

“Kita akan lebih senang kalau diundur. Dari sisi persiapan juga memang mepet ya,” kata dia saat dihubungi, Jumat (26/11).

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj akan menggelar rapat bersama jajarannya untuk menentukan jadwal pelaksanaan Muktamar ke-34 NU di Lampung pada Selasa (7/12) esok.

“Rapat Harian Syuriyah & Harian Tanfidziyah ini diusulkan diselenggarakan pada Hari Selasa, 7 Desember 2021 di Gedung PBNU, dengan penerapan protokol kesehatan,” kata Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini dalam keterangan resmi, Jumat (3/11).