Jangan Biarkan Hilirisasi Enau Berhenti pada Sopi

oleh -111 Dilihat

Pemerintah daerah dapat menggandeng perguruan tinggi, lembaga penelitian, investor dan pelaku usaha untuk mengembangkan teknologi pengolahan nira yang efisien, higienis, ramah lingkungan dan sesuai standar pasar.

Bahkan, gagasan industri tidak harus selalu berbentuk pabrik besar.

Mengapa tidak membangun industri mini pengolahan nira di sentra-sentra produksi enau?

Setiap kabupaten atau kecamatan yang memiliki potensi enau dapat dikembangkan sebagai pusat pengolahan. Industri mini tersebut dapat menampung nira petani, mengolahnya menjadi gula semut, melakukan standardisasi dan pengemasan, kemudian memasarkannya secara kolektif.

Model seperti ini memiliki satu keunggulan penting: nilai tambah dapat lebih dekat dengan petani.

Petani tidak lagi hanya menjual nira sebagai bahan mentah. Mereka dapat masuk ke dalam rantai produksi komoditas bernilai tambah.

Baca Juga  Jadi Menperin, Sarmuji Minta Jajaran Tak Beri Penghormatan Berlebihan

Hilirisasi Harus Mengangkat Petani, Bukan Menggesernya

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan hilirisasi bukan sekadar berapa banyak pabrik yang berdiri.

Ukuran yang lebih penting adalah: apakah pendapatan petani meningkat? Apakah seluruh produksi mereka terserap? Apakah lapangan kerja di desa bertambah? Apakah nilai tambah tinggal di daerah? Dan apakah masyarakat memperoleh pilihan usaha yang lebih luas?

No More Posts Available.

No more pages to load.