Jangan Biarkan Hilirisasi Enau Berhenti pada Sopi

oleh -318 Dilihat

Jika jawabannya belum, maka hilirisasi perlu dikaji kembali.

Pohon enau adalah sumber daya ekonomi yang seharusnya dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat Maluku. Nira dapat diolah menjadi berbagai produk. Sopi adalah salah satunya, tetapi bukan satu-satunya.

Karena itu, pemerintah daerah jangan terjebak pada cara pandang bahwa hilirisasi enau identik dengan industrialisasi sopi.

Sopi boleh dikaji sebagai bagian dari hilirisasi, tetapi jangan sampai seluruh masa depan ekonomi pohon enau disandarkan kepadanya.

Maluku membutuhkan strategi yang lebih luas: sopi, gula semut, gula aren, produk pangan, bahan baku industri, dan berbagai turunan lainnya harus dipetakan berdasarkan potensi bahan baku, teknologi, daya serap pasar dan kemampuan petani.

Baca Juga  Berduka atas Wafatnya Anak Keluarga Pipiana, Anos Yeremias Soroti Layanan Kesehatan di Pulau Babar

Dengan demikian, hilirisasi bukan sekadar mengubah nira menjadi produk jadi.

Hilirisasi harus mengubah posisi petani—dari sekadar pemasok bahan baku menjadi pelaku utama ekonomi bernilai tambah.

Pemerintah daerah juga perlu mulai membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, untuk mendorong program pengembangan komoditas enau sebagai bagian dari agenda hilirisasi pertanian nasional.

Dukungan APBN dapat diarahkan untuk pengembangan sentra produksi, riset teknologi, industri mini, peningkatan kapasitas petani, sertifikasi produk, penguatan koperasi atau kelembagaan petani serta pembukaan akses pasar.

No More Posts Available.

No more pages to load.