Kabut Asap Maluku Hambat 18 Wisudawan UPI Hadiri Prosesi Wisuda di Bandung

oleh -12 Dilihat
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Maluku berdampak pada 18 wisudawan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tidak dapat menghadiri prosesi wisuda Gelombang IV Tahun 2026 di Bandung.

Porostimur.com, Bandung – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Maluku berdampak pada 18 wisudawan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tidak dapat menghadiri prosesi wisuda Gelombang IV Tahun 2026 di Bandung.

Dari total 33 wisudawan asal Maluku, hanya sebagian yang dapat menghadiri prosesi tersebut. Selain karhutla dan kabut asap, kendala jarak tempat tinggal menuju bandara serta biaya perjalanan juga menjadi faktor yang menghambat kehadiran para lulusan.

Berdasarkan data Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI, sejumlah wisudawan terpaksa melewatkan prosesi kelulusan karena berbagai kendala tersebut.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, SE, MA, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang berada di luar kendali para lulusan. Ia berharap mereka tidak berkecil hati dan tetap bangga atas pencapaian akademik yang telah diraih.

Vanessa menegaskan, ketidakhadiran dalam prosesi wisuda tidak menghilangkan status kelulusan maupun hak para lulusan untuk memperoleh dokumen akademik.

Baca Juga  Arsenal Dibayangi Rekor Buruk di City Ground, Nottingham Forest Siap Jadi Batu Sandungan

“Sebetulnya hanya proses selebrasinya saja mungkin yang tidak bisa hadir, tapi tidak berarti tidak mendapatkan ijazah,” ujarnya melalui laman resmi UPI, dikutip Minggu (18/10/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.