Kapal Imigran Karam di Italia, 59 Orang Meninggal

oleh -158 views
Kapal imigran yang karam. (Ilustrasi). Sebuah insiden kapal imigran menyedihkan kembali terjadi, setelah sebuah kapal kayu yang memuat para imigran menuju daratan Eropa di pantai selatan Italia karam pada Ahad (26/2/2023) pagi

Kapal itu berlayar dari pelabuhan Izmir Turki barat sekitar empat hari lalu dan terlihat sekitar 74 km (46 mil) di lepas pantai Italia pada Sabtu malam oleh sebuah pesawat yang dioperasikan oleh badan perbatasan Uni Eropa Frontex, kata polisi Italia.

Kapal patroli dikirim untuk mencegatnya, tetapi cuaca buruk memaksa mereka kembali ke pelabuhan, kata polisi, menambahkan bahwa pihak berwenang kemudian mengerahkan unit pencarian di sepanjang garis pantai. “Seorang bayi berusia beberapa bulan termasuk di antara yang ditemukan terdampar di pantai,” laporan dari kantor berita ANSA.

Dokter gawat darurat Laura De Paoli menggambarkan penemuan anak lain yang meninggal, berusia tujuh tahun. “Ketika kami sampai di lokasi kapal karam, kami melihat mayat mengambang di mana-mana dan kami menyelamatkan dua pria yang sedang menggendong seorang anak. Sayangnya, yang kecil sudah meninggal,” katanya kepada ANSA.

Baca Juga  Angka-Angka yang Bersuara: Ketika Survei Menjadi Narasi Kekuasaan

Suaranya pecah karena emosi, Walikota Cutro, Antonio Ceraso, mengatakan kepada saluran berita SkyTG24 bahwa dia telah melihat “sebuah tontonan yang tidak ingin Anda lihat dalam hidup Anda… kondisi yang cukup mengerikan yang akan membekas sepanjang hidup anda”.

Dimana puing-puing dari gulet kayu, kapal layar Turki, dan mayat yang berserakan di hamparan pantai yang luas. “Seorang imigran penyintas ditangkap atas tuduhan perdagangan penyeludupan manusia,” kata polisi bea cukai Guardia di Finanza.