Porostimur.com, Manokwari – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menjamin keamanan masyarakat di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya. Hal ini usai penangkapan 19 anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di wilayah tersebut.
“Semua dalam kondisi aman. Kami sudah mengambil tindakan cepat terhadap kelompok KNPB yang ingin menggelar aksi makar,” ujar Daniel Silitonga di Manokwari, Papua Barat, Selasa (13/6/2023).
Dia menjelaskan, penegakan hukum yang diterapkan bermaksud agar masyarakat di wilayah Tambrauw tidak terprovokasi dengan upaya KNPB memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain itu, Polda Papua Barat akan menambah jumlah personel untuk mengantisipasi gerakan kelompok separatis yang dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah.
“Anggota TNI dan Polri kami tugaskan ke Tambrauw dalam rangka menjaga keamanan,” katanya.
Kapolda juga memastikan seluruh aparatur pemerintah dan tenaga kesehatan yang bertugas di remote area (daerah pedalaman) tetap dalam pengawalan TNI/Polri.
Dia membantah adanya ancaman dari KNPB kepada belasan tenaga kesehatan peserta program Nusantara Sehat yang menjalankan tugas di wilayah Tambrauw.
Hal itu sesuai hasil konfirmasi langsung ke pihak yang bertanggung jawab terhadap tenaga kesehatan program Nusantara Sehat.




