Kapolri: Pelaku Bom Makassar Jamaah Ansharut Daulah

oleh -351 views
Link Banner

Porostimur.com | Makassar: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pelaku bom bunuh diri di depan Pintu Gerbang Gereja Katedral Kota Makassar, merupakan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Salah satu pelaku pengeboman bunuh diri atau bomber di depan gerbang Gereja Katedral Makassar telah teridentifikasi berinisial L. Disebut merupakan anggota jaringan teroris JAD.

“Identitas pelaku kita sudah dapatkan dengan inisial L yang bersangkutan merupakan kelompok dari beberapa waktu lalu telah kita amankan. Kelompok ini pernah melaksanakan operasi di Jolo Filipina,” kata Listyo saat ditemui di Makassar, Ahad (28/3/2021).

Dengan diketahuinya identitas pelaku, polisi pun masih akan terus melakukan pendalaman. Untuk mengetahui motif pelaku melakukan pengeboman.

Link Banner

“Tentunya pengembangan akan terus dilakukan,” ujar Sigit.

Sigit meminta agar masyarakat tidak perlu panik dari peristiwa bom bunuh diri di Makassar. Sebab, polisi akan berusaha menangkap semua pelaku yang melakukan aksi teror.

Baca Juga  Ini tentang Nyawa Manusia

“Masyarakat tidak perlu takut, tidak boleh panik. Laksanakan kegiatan seperti biasa. Urusan teroris serahkan kepada kami dan kami akan menangkap pelakunya,” katanya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo nampak mendatangi lokasi dengan menggunakan mobil dan dikawal secara ketat.

Meskipun diguyur hujan, Kapolri Sigit tetap turun langsung mengecek lokasi kasus bom bunuh di Gereja Katedral Makassar.

Sebelumnya disebutkan bahwa pelaku beraksi dengan mengendarai sepeda motor berwarna orange. Dengan nomor polisi DD 5984 MD.

Pelaku mengendarai sepeda motor berwarna orange dengan nomor polisi yang sama dengan sepeda motor yang hangus terbakar di lokasi kejadian.

Wajah terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar
Wajah terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar (Dok Polda Sulsel)

Sementara itu, berdasarkan rekaman CCTV dan kesaksian warga, terduga pelaku yang berboncengan datang dengan mengedarai sepeda motor matic dengan nomor polisi DD 5984 MD.

Baca Juga  Warga Jambula Antusias Sambut Kampanye MAJU

“Kita mendapatkan informasi bahwa ada dua orang yang berboncengan menggunakan kendaraan roda dua jenis sepeda motor matic yang plat nomor polisi DD 5984 MD ini diduga dinaiki oleh dua orang yang kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang gereja Katedral Makassar ini,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Motor dengan nomor polisi DD 5984 MD tersebut atas nama Hasnawati dan beralamat Pampang Kecamatan Panakukang Makassar.

Argo menyebut, pelaku yang diduga menggunakan roda dua ini akan masuk ke pelataran gereja melalui pintu gerbang gereja Katedral.

Namun, saat pelaku datang kegiatan Misa di gereja sudah selesai.

Diduga, melihat banyak orang yang keluar dari gereja, pelaku kemudian melakukan ledakan di depan gerbang Gereja tersebut.

“Dua orang tadi dicegah oleh security gereja tersebut tapi kemudian terjadilah ledakan itu,” kata Argo, dikutip TribunJatim.com dari TribunTimur.

Baca Juga  GPM Klasis Kota Ambon Evaluasi Manajemen Sistem Informasi Pelayanan Terintegrasi

Lebih lanjut Argo menjelaskan dari hasil informasi di lapangan, ada ditemukan kendaraan yang sudah hancur dan ada beberapa potongan tubuh.

Ia juga menyebut ada korban luka dari pihak keamanan gereja dan dari pihak jemaah yang rata-rata mengalami luka di bagian leher, dada, muka, tangan dan kaki.

Seorang keamanan gereja terluka di bagian perut dan kepala, ada juga yang mengalami luka-luka lecet tangan dan kaki, dan ada yang terkena serpihan-serpihan.

“Jadi ada 14 korban yang sekarang masih dalam perawatan, yang sedang ditangani oleh dokter dan mudah-mudahan segera kembali yang sakit-sakit ringan,” ucap Argo.

(red/suarasulsel/bs)