Kenapa Indonesia Kok “Begini-Begini Saja”?

oleh -35 views

Tapi, karena harus makan dan bertahan hidup, sehingga terpaksa mencari pendapatan dengan cara-cara di luar “kewajaran”—atau bahkan dengan cara yang “tidak halal”, atau cara yang dianggap sebagai aktivitas “tidak baik”. Misalnya, mengemis, meminta-minta. Misalnya lagi mencuri.

Dua jenis kegiatan mendapatkan hasil cara mengemis dan mencuri ini dipandang rendah dan bahkan dianggap kriminal. Mencuri adalah tindakan melanggar hukum. Dalam bahasa agama Islam ini adalah jenis kekufuran. Tapi tindakan ini tak jarang dilakukan oleh mereka yang terpaksa melakukannya karena kemiskinan dan karena tak ada jalan. Ada hadis yang berbunyi: “Kemiskinan dekat dengan kekufuran!” (“Kadzal fakru ayyakuna kufron”).

Dari situ kita harus bicara keadaan masyarakat yang ada dan apa yang sebenarnya terjadi. Bukan hanya kita menuduh masyarakat kita pemalas dan tak punya etos kerja. Kadang kita mendengar pernyataan begini: “Kalau memang mau berusaha, dan mau kerja keras, pasti ada jalan!”

Baca Juga  Soal Masa Jabatan Ketum Parpol, Direktur IPR Sebut Golkar Bisa Jadi Contoh

Pernyataan ini kedengarannya indah dan memotivasi. Tapi bisa jadi memang tak sedikit orang yang memang punya situasi dan batasan-batasan psikologis yang tidak memungkinkannya mendapatkan jalan dan berhadapan dengan situasi yang bisa dihadapi dengan berusaha keras. Realitas kadang benar-benar tidak bisa ditembus. Kenyataan ternyata lebih pahit dari yang dibayangkan. Keadaan tak seindah yang diduga para motivator.

No More Posts Available.

No more pages to load.