Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri kini memiliki pekerjaan lanjutan untuk memastikan kesepakatan berjalan, termasuk penyelesaian santunan korban dan penggantian kerusakan berdasarkan hasil verifikasi.
Sementara bagi masyarakat kedua desa, perdamaian menjadi kesempatan untuk mengembalikan hubungan sosial yang sempat terganggu.
Sebab, pertandingan sepak bola seharusnya menjadi ruang mempererat persaudaraan, bukan menjadi pemicu perpecahan.
Kini, setelah kesepakatan ditandatangani, tantangannya bukan lagi bagaimana mengakhiri konflik, tetapi bagaimana memastikan perdamaian itu benar-benar bertahan di tengah masyarakat.
(Asirun Salim)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









