LMND Desak Pemerintah Segera Realisasikan LIN di Maluku

oleh -178 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Reza Reinaldi Wael mendesak pemerintah pusat agar segera merealisasikan Program Maluku Lumbung Ikan Nasional (MLIN) dan Ambon New Port (ANP).

Hal ini disampaikan Reza melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi porostimur.com, Senin (28/3/2022).

Reza Reinaldi Wael atau yang akrab disapa Adhyna ini mengatakan, wacana tentang Maluku menjadi Lumbung Ikan Nasional (MLIN) sudah sejak tahun 2016, yang pada saat itu menjadi kabar yang sangat baik dan menggembirakan.

“Ditetapkannya Maluku sebagai pusat Lumbung Ikan Nasional (LIN) adalah kabar yang sangat menyejukkan bagi masyrakat maluku, kabar yang menyejukkan ini sudah barang tentu disambut baik oleh masyarakat Maluku,” tukasnya.

Adhyna menambahkan, bahwa masyarakat Maluku yang sebagian besar menggantungkan hidup dari hasil laut, tentu menaruh harapan di tengah kondisi ekonomi yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga  Dukung Inspektorat Kepsul, Ibu-ibu di Desa Capalulu Nyanyikan Lagu "Maju Tak Gentar"

Lantaran itu kata dia, Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) harus terealisasi untuk peningkatkan taraf hidup dan kesehjateran masyarakat terkhususnya masyarakat Maluku.

“Perlu juga kita ketahui bahwa sumber perikanan di Maluku mencapai 4,66 juta ton pertahun, angka ini sekitar 37 persen dari total 12,5 juta potensi ikan yang ada di Indonesia serta memiliki garis pantai terpanjang di Indonesia. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Suryadi Sabirin juga mengatakan, bahwa yang baru bisa diproduksi hanya sekitar 543 ribu ton saja atau sekitar 14,45 persen dari 37 persen,” tandas Sekjend LMND.

Melihat data tersebut, Adhyna juga menyampaikan bahwa, sentuhan nyata dari pemerintah pusat untuk Maluku benar sangat diperlukan, dikarenakan potensi laut Maluku yang sangat berlimpah ini harus dimaksimalkan dan diperuntuhkan untuk kemajuan serta kesehjateraan masyarakat Maluku yang tentunya akan memberikan dampak positif juga bagi sektor-sektor lainnya, seperti pendidikan, perekonomian, fasilitas umum dan lain sebagainya.

Baca Juga  Irwasum Polri Minta Polda Maluku Bantu Korban Bencana Alam di Indonesia

“Namun berbeda dari apa yang diharapkan, akhir-akhir ini beredar kabar bahwa Lumbung Ikanan Nasional (LIN) akan dibatalkan dengan berbagai alasan, mulai dari adanya gunung merapi bawah laut dan ranjau perang dunia, sampai dengan alasan keterbatasan anggaran,” ungkap Adhyna

Dengan alasan-alasan tersebut, kata dia, keseriusan pemerintah pusat patut dipertanyakan, pasalnya Program Strategi Nasional (PSN) yang menelan anggaran besar dan memiliki resiko bencana alam yang tinggi dibeberapa daerah di Indonesia tetap diselesaikan walaupun sudah diingatkan oleh banyak pakar maupun ahli mengenai resiko bencana alam, sebut saja Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulonprogo Yogyakarta.

“Jika benar Lumbung Ikan Nasional akan dibatalkan dengan alasan tersebut maka alasan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat,” tukasnya.

Baca Juga  Senegal Vs Belanda Buka Piala Dunia 2022, Memori Kejutan di Korea-Jepang

Adhyna mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk terlibat dan mengawal langsung Program Maluku Lumbung Ikan Nasional (MLIN) dan Ambon New Port (ANP) yang telah masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) ini.

Wael juga mengingatkan bahwa keterlibatan seluruh masyarakat Maluku untuk mengawal PSN ini sangatlah diperlukan agar dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan bukan untuk segelintir orang atau kelompok tertentu, tetapi untuk masa depan Maluku. (red)