MU Kena Comeback Tragis, Nasib Michael Carrick Mulai di Ujung Tanduk?

oleh -45 Dilihat
Memimpin dua gol lebih dulu di Old Trafford, The Red Devils justru kolaps dan harus mengakhiri laga dengan kekalahan dari Brighton & Hove Albion pada putaran Carabao Cup, Kamis (17/9/2026) dini hari WIT.

United pun kehilangan pertandingan yang sempat mereka kuasai.

Dari unggul 2-0, mereka harus menerima kenyataan kalah 2-3.

Bagi Carrick, pertandingan tersebut menjadi gambaran lain mengenai persoalan yang masih membayangi timnya: bagaimana mempertahankan kendali setelah berada dalam posisi unggul.

Shea Lacey Jadi Cahaya di Tengah Kekecewaan

Di tengah malam buruk Manchester United, satu nama justru muncul sebagai titik terang.

Shea Lacey, pemain berusia 19 tahun, mencetak gol pada laga pertamanya sebagai starter. Gol tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan awal kariernya bersama tim senior United.

Lacey bahkan mencatatkan rekor sebagai pemain muda pertama Manchester United yang mengukir pencapaian tersebut sejak Marcus Rashford pada dekade sebelumnya.

Baca Juga  Alumni Desak Rektorat Unpatti Buka Data Proyek Gedung FISIP yang Mangkrak

Namun, kontribusi pemain muda itu tidak cukup untuk menyelamatkan United dari keruntuhan.

Setelah pertandingan, Michael Carrick memilih berdiri di depan hasil buruk tersebut. Sang manajer menegaskan kesediaannya mengambil tanggung jawab atas performa tim.

Carrick mengakui adanya perubahan atmosfer yang sangat besar sepanjang pertandingan. Dari suasana penuh optimisme ketika United unggul dua gol, pertandingan berakhir dengan kekecewaan di hadapan pendukung sendiri.

Kini, perhatian United beralih ke Premier League.

No More Posts Available.

No more pages to load.