Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Masuk TNI Gratis, Calo Terbukti Terlibat Terancam Dipecat

oleh -34 Dilihat

Untuk mendukung persiapan tersebut, Pangdam menginstruksikan seluruh Babinsa agar aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada calon peserta, mulai dari tahap persiapan hingga proses seleksi berakhir.

Keterlibatan Babinsa diharapkan membantu masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai mekanisme penerimaan, mempersiapkan kemampuan calon peserta, sekaligus mencegah terjadinya penipuan berkedok rekrutmen prajurit TNI.

Pangdam Ingatkan Jangan Percaya Janji Kelulusan Berbayar

Pangdam XV/Pattimura menegaskan, proses penerimaan prajurit TNI harus berlangsung secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik transaksional.

Karena itu, masyarakat diminta tidak memberikan uang kepada siapa pun yang menjanjikan dapat meloloskan calon peserta menjadi anggota TNI.

Peringatan ini juga menjadi pengingat agar para orang tua tidak mudah tergiur tawaran oknum yang mengatasnamakan institusi TNI demi memperoleh keuntungan pribadi.

Baca Juga  Tumbang 2-3 dari Fenerbahce, Start Sempurna Liverpool di Liga Champions Terhenti

Prinsip yang harus dipahami seluruh calon peserta dan keluarga adalah bahwa kelulusan ditentukan berdasarkan kemampuan, kesiapan, serta hasil seleksi sesuai ketentuan yang berlaku, bukan karena uang maupun kedekatan dengan pihak tertentu.

Melalui kampanye kreatif tersebut, Kodam XV/Pattimura berharap semakin banyak generasi muda Maluku berani mendaftar dan memanfaatkan kesempatan pengabdian sebagai prajurit TNI tanpa harus terbebani praktik percaloan.

No More Posts Available.

No more pages to load.