Pengeluaran Daging Maluku Barat Daya Berada di Urutan ke-126
Dalam perbandingan antardaerah yang dirujuk, pengeluaran penduduk untuk membeli daging tertinggi disebut berada di Kabupaten Puncak Jaya, sedangkan yang terendah berada di Kabupaten Buton.
Sementara itu, Kabupaten Maluku Barat Daya menempati urutan ke-126 berdasarkan nominal pengeluaran untuk kelompok daging.
Meski demikian, posisi tersebut perlu dipahami sesuai cakupan wilayah dan metode pemeringkatan yang digunakan dalam publikasi sumber. Besarnya pengeluaran tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran untuk menentukan tingkat kesejahteraan atau kualitas konsumsi masyarakat.
BPS mendefinisikan pengeluaran rata-rata per kapita sebagai biaya konsumsi seluruh anggota rumah tangga, baik yang berasal dari pembelian, pemberian, maupun produksi sendiri, dibagi dengan jumlah anggota rumah tangga.
Pengeluaran rumah tangga mencakup konsumsi makanan dan bukan makanan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi tidak termasuk pengeluaran untuk keperluan usaha maupun barang yang diberikan kepada pihak lain.
Dalam pengumpulan data, konsumsi makanan dicatat untuk periode satu minggu, sedangkan konsumsi bukan makanan dihitung berdasarkan periode satu bulan atau 12 bulan sebelumnya, kemudian dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata bulanan.









