Pala Super Jadi Andalan Ekonomi Warga Yatoke, Satu Keluarga Bisa Miliki 200 Pohon

oleh -2 Dilihat
Di tengah keterbatasan akses ekonomi di wilayah kepulauan, kebun menjadi salah satu aset paling penting bagi masyarakat Desa Yatoke, Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Porostimur.com, Tiakur – Di tengah keterbatasan akses ekonomi di wilayah kepulauan, kebun menjadi salah satu aset paling penting bagi masyarakat Desa Yatoke, Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Di desa ini, tanaman pala super mulai menunjukkan prospek sebagai komoditas perkebunan yang dapat menopang ekonomi keluarga.

Bukan tanpa alasan. Pada sejumlah keluarga, kepemilikan tanaman pala bahkan mencapai sekitar 100 hingga 200 pohon. Jumlah tersebut menjadi modal produktif yang nilainya berpotensi terus meningkat seiring tanaman memasuki usia produktif.

Saat ini, sebagian tanaman pala masyarakat Yatoke mulai memasuki tahap produksi awal. Hasil panen memang masih bergantung pada kondisi tanaman dan musim, namun produksinya mulai menunjukkan perkembangan.

Dalam satu musim, hasil dari kebun masyarakat dapat mencapai sekitar 100 hingga 200 kilogram.

Baca Juga  Kasus Pelecehan Tak Kunjung Tuntas, Warga Bakar Ban dan Tutup Akses Jembatan Watdek

Dengan harga di tingkat tempat pembelian sekitar Rp60.000 per kilogram, 100 kilogram pala menghasilkan nilai penjualan sekitar Rp6 juta. Jika produksi mencapai 200 kilogram, nilainya bisa mencapai Rp12 juta per musim.

Angka tersebut merupakan nilai kotor dan belum memperhitungkan biaya produksi maupun pengangkutan.

Namun, bagi keluarga petani, potensi tersebut menunjukkan bahwa pohon pala bukan sekadar tanaman kebun. Ia merupakan aset ekonomi yang dapat menghasilkan dalam jangka panjang.

No More Posts Available.

No more pages to load.