Selain itu, pada Maret lalu, kelompok ini juga mengklaim telah membobol komunikasi pejabat senior di Mossad, termasuk akses ke lebih dari 100.000 dokumen sensitif.
Target Pejabat Intelijen Israel
Dalam pernyataan terpisah, kelompok tersebut juga mengungkap telah meretas akun email Deborah Oppenheimer, pejabat yang disebut memiliki peran strategis dalam hubungan luar negeri dan kerja sama internasional di lingkungan intelijen Israel.
Data yang diklaim bocor mencakup komunikasi internal hingga dokumen yang berpotensi sensitif.
Klaim Belum Terverifikasi
Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak militer Israel terkait kebenaran klaim tersebut. Dalam banyak kasus serangan siber, klaim semacam ini sering kali sulit diverifikasi secara independen.
Namun, insiden ini kembali menunjukkan bahwa dimensi konflik modern tidak hanya terjadi di medan tempur fisik, tetapi juga merambah ruang digital yang semakin kompleks dan sulit dikendalikan.
sumber: sindonews











