PI 10 Persen Kian Jelas, Warga KKT Layak Tersenyum

oleh -140 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Perjuangan Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, SH,MH dan DPRD Kepulauan Tanimbar untuk mendapatkan pembagian pengelolaan Participating Interest (PI) 10 %, akhirnya membuahkan hasil.

Buktinya pemerintah pusat langsung menindaklanjuti keinginan Bupati dan DPRD agar Kabupaten Kepulauan Tanimbar mendapatkan 5,6 % dari hak pengelolaan PI 10 % Blok Masela, dengan mengadakan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pembahasan Pembagian PI 10% yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan, yang dihadiri oleh Menteri ESDM RI Arifin Tasrif, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan Gubernur Maluku yang diwakili oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku Fauzan Chotib.

Rakor dilaksanakan secara virtual dan Bupati Kepulauan Tanimbar diundang langsung untuk hadir di ruang rapat Menko Kemaritiman dan Investasi RI di Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Maret 2021

Baca Juga  Ngerinya Bek Liverpool Adu Lari Melawan Adama Traore

Dalam rapat dimaksud telah diputuskan bahwa Pemerintah Pusat segera membagi langsung porsi PI 10% Blok Masela masing-masing kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar termasuk Pemerintah Kabupaten MBD dan juga bagi Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Maluku.

Link Banner

Sebagai daerah yang akan menerima pembangunan seluruh fasiltas LNG Blok Masela, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar patut bersyukur dan berterima kasih karena perjuangan untuk memperoleh keadilan porsi PI 10% Blok Masela ini, didukung oleh Pemerintah Pusat dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Hadiah Paskah Bagi Tanimbar

Sementara itu, Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon dalam laman facebooknya memberikan optimisme kepada masyarakat Maluku khususnya Tanimbar bahwa Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Barat Daya maupun Pemerintah Provinsi Maluku akan mendapat pembagian porsi PI yang rasional

Orang nomor satu di Bumi Duan Lolat ini mengatakan, Pemerintah Pusat akan memutuskan sehari dua ini sebagai hadiah paskah bagi semua orang Maluku juga Tanimbar.

Baca Juga  Dua Kelompok Besar yang Incar Kursi Megawati di PDIP

“Saya mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Maluku,” harap Fatlolon. 

Fatlolon menegaskan ada hal-hal tertentu yang harus dikaji kembali oleh Pemerintah Pusat terkait regulasi pembagian porsi PI seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 37 Tahun 2016 tentang ketentuan PI 10% Pada Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi.

Menurutnya jarak sumber gas yang diukur tarik garis lurus dari pulau terluar, dimana jarak terdekatnya berada di depan Desa Eliasa, ujung Pulau Selaru sekitar 59 mil yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dengan pembangunan fasilitas LNG berada di Desa Lermatan, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) menjadi alasan utama Tanimbar layak memperoleh porsi PI.   

Baca Juga  Unggahan Terakhir Menpora Imam Nahrawi di Media Sosial, Sebelum Ditetapkan Tersangka oleh KPK

“Pertemuan rakor selama ini difasilitasi oleh kementerian, setelah itu akan ada rapat-rapat lain yang membahas regulasi dukung supaya daerah dan masyarakat Tanimbar merasakan manfaatnya,” kata Fatlolon. (red/kl/lc)