Pilihan yang Terbaik

oleh -88 views

Cerpen Karya: Nadia Luthfita Faadhillah

“Kamu yakin mau kita putus?”
“Kita gak punya pilihan selain putus kan? Terus buat apa dipertahanin?” jawab perempuan itu dengan tegas.

Kedua sejoli itu sedang berada di sepinya kafe. Duduk di dekat jendela yang berembun karena hujan di luar. Suara uap dari air mendidih kopi itu beradu dengan suara helaan nafas pria di depannya.

“Cla, kamu kalau mau ambil keputusan jangan waktu emosi,” tenang pria didepannya dengan mengusap wajah kasar. “Aku tau kamu capek sama hubungan kita, tapi bukan berarti kita selesai. Aku, aku sayang banget sama kamu.”

Clara terkekeh. “Sayang? Sikap mana yang nunjukin kalau kamu sayang aku?-”

Baca Juga  Pantau Harga Bapok, Penjabat Wali Kota Ambon Turun ke Pasar Mardika

“Terus pengorbananku selama ini kurang hah?” suara itu sedikit meninggi.

“Pengorbanan yang mana?” tanya Clara. “Kamu selama ini gak pernah ngasih pengorbanan sedikit pun. Kamu pernah ngerti perasaaanku waktu aku sedih? Kamu tau rasanya kamu bilang sayang tapi sikap kamu gak pernah nunjukin kamu sayang aku? Sakit, Ndra. Aku udah dari dulu sabar sama sikap kamu, aku ngertiin kamu. Nyatanya aku juga yang ngalah, aku juga yang capek. Aku juga masih gak percaya, apa kamu juga masih sayang sama mantan kamu? Kamu kaya nyari diri mantan kamu di aku, Ndra.”

No More Posts Available.

No more pages to load.