Polda Maluku Gelar Dialog Publik Terkait Peran Wanita di Polri

oleh -270 views

“Di usia Polwan Republik Indonesia yang 74 ini kita harus kembali melihat sejarah bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia ini tidak terlepas dari peran serta wanita yang gigih dalam menggapai kemerdekan bangsa ini,” katanya.

Ely mengungkapkan, persamaan gender antara pria dan wanita sudah ada sejak lama.

“Kita lihat saat ini jumlah Polwan masih sangat kurang bila dibandingkan dengan jumlah penduduk wanita yang ada di Maluku ini. Kami berharap ke depan ada penambahan jumlah Polwan kita untuk melayani masyarakat,” kata dia.

Selain di institusi Polri, peran wanita di dunia politik juga sama. Di mana, perempuan diberikan ruang dan kesempatan.

“Namun kita harus paham bersama bahwa kurangnya perempuan yang mengambil andil di depan, olehnya itu perlunya wanita tampil untuk kesejajaran dengan kaum pria karena kita bukan saja pelengkap tapi juga bisa menjadi pengambil keputusan dan kebijakan,” katanya.

Baca Juga  AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel

Terkait dengan sumber daya manusia yang dimiliki Polwan saat ini dalam menghadapi tantangan tugas, Toisuta berharap para calon Polwan yang dibentuk di lembaga pendidikan bisa disiapkan dengan baik.

“Rekrutmen calon Polwan itu bukan biasa-biasa saja karena nanti ketika mereka yang terpilih ini dinyatakan lulus pendidikan pembentukan maka akademiknya juga harus baik. Karena nantinya mereka-mereka ini nantinya akan berbaur dengan masyarakat yang berbeda karakter. Sehingga kadang yang di atas kertas itu beda dengan yang ada di lapangan,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.