Protes Massal Anti-Pemerintah Guncang Praha

oleh -40 views
Puluhan ribu warga Republik Ceko turun ke jalan menuntut pemerintahnya bertindak terkait krisis energi dan bersiap netral dalam konflik Rusia-Ukraina. Foto/New York Post

Porostimur.com, Praha – Puluhan ribu orang turun ke jalan di Ibu Kota Republik Ceko , Praha, pada Sabtu waktu setempat. Mereka ambil bagian dalam aksi protes yang disebut ‘Republik Ceko Pertama.’

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa mendesak pemerintah untuk mengundurkan diri karena melonjaknya harga energi, inflasi dan kebijakan internasional yang mereka yakini telah membawa negara itu terpuruk dalam keadaan seperti itu.

Menurut perkiraan polisi, sekitar 70.000 orang ambil bagian dalam aksi demonstrasi tersebut, dengan pihak penyelenggara memberikan angka yang lebih tinggi lagi yaitu 100.000 orang.

Aksi protes tersebut menyatukan orang-orang dari berbagai kutub pandangan politik, dengan Partai Komunis dan Partai Kebebasan dan sayap kanan Demokrasi Langsung ikut serta dalam aksi protes tersebut.

“Tujuan dari demonstrasi kami adalah untuk menuntut perubahan, terutama dalam memecahkan masalah harga energi, terutama listrik dan gas, yang akan menghancurkan perekonomian kita musim gugur ini,” kata salah satu penyelenggara aksi, sosial demokrat Jiri Havel, kepada media lokal seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (4/9/2022).

Baca Juga  Novel "Ghost Fleet" dan Kegelisahan Sebuah Republik

Para pengunjuk rasa menuntut Republik Ceko untuk mengambil sikap militer yang netral, serta mengamankan kontrak langsung dengan pemasok gas, termasuk Rusia. Mereka juga mengutuk pemerintah karena mendukung sanksi Uni Eropa (UE) terhadap Moskow, yang diadopsi dalam berbagai gelombang setelah konflik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.