Proyeksi Harita Nickel (NCKL) soal Harga Nikel

oleh -397 views

Direktur Utama Harita Nickel Roy Arman Arfandy menegaskan, NCKL akan terus melanjutkan proyek berjalan sebagai wujud komitmen perseroan untuk mencapai tingkat operasional yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. “Saat ini, kami sedang membangun proyek Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) yang ketiga dengan nama PT Karunia Permai Sentosa (KPS),” ujar Roy.

Di proyek PT KPS tersebut, NCKL membangun sebanyak 4 jalur yang sedang berjalan dari total 12 jalur yang diharapkan. Roy melaporkan bahwa jalur 1 dan 2 telah beroperasi penuh pada akhir Januari 2025, jalur 3 beroperasi penuh pada akhir Februari 2025, dan jalur 4 beroperasi penuh pada akhir Maret 2025.

“Jadi, sebanyak 4 dari total 12 jalur yang kami bangun sudah mulai berproduksi. Sementara 8 jalur sisanya masih dalam tahap konstruksi,” imbuhnya.

Baca Juga  BEM Nusantara Maluku Aksi di Ambon, Soroti Dugaan Penyimpangan Program MBG

Sisa 8 jalur yang masih dalam tahap konstruksi tersebut ditargetkan tuntas pada kuartal III-IV tahun ini dan diperkirakan bakal memerlukan waktu sekitar 3-4 bulan untuk dapat beroperasi penuh.

Selanjutnya, NCKL akan memulai fase kedua dari PT KPS pada awal 2026. Adapun, total kapasitas PT KPS sendiri direncanakan mencapai 185.000 ton nikel dalam feronikel.

Selain PT KPS, Harita Nickel juga sedang mengerjakan pabrik PT Cipta Kemakmuran Mitra (CKM). Menurut Roy, pabrik tersebut akan mengolah kapur atau limestone menjadi quicklime.

No More Posts Available.

No more pages to load.