Porostimur.com, Milan – Kegagalan Juventus dan AC Milan menembus Liga Champions musim depan menjadi sorotan tajam di akhir kompetisi Serie A 2025/2026. Dua raksasa Italia itu dinilai menyia-nyiakan peluang emas yang sudah di depan mata.
Kolaps di Momen Penentuan
Juventus sebenarnya berada di jalur aman menuju empat besar, namun kekalahan mengejutkan 0-2 dari Fiorentina di kandang sendiri menjadi titik balik kehancuran mereka.
Hasil itu membuat Bianconeri keluar dari zona Liga Champions. Di pekan terakhir, hasil imbang 2-2 melawan Torino memastikan Juventus hanya finis di peringkat keenam.
Nasib serupa dialami AC Milan. Bermain di kandang sendiri, Rossoneri hanya butuh hasil imbang melawan Cagliari. Namun, mereka justru tumbang 1-2.
Kekalahan itu dimanfaatkan Como yang menang telak 4-1 atas Cremonese, sekaligus menyalip Milan di klasemen akhir.
Kerugian Besar di Luar Lapangan
Gagal tampil di Liga Champions bukan hanya soal prestasi, tetapi juga berdampak signifikan secara finansial. Juventus dan Milan diperkirakan kehilangan potensi pendapatan antara 55 hingga 80 juta euro.
Kerugian itu belum termasuk dampak non-finansial seperti turunnya daya tarik klub di mata pemain top, sponsor, hingga melemahnya posisi tawar dalam bursa transfer.
Kritik Pedas Capello
Legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, tak ragu melontarkan kritik keras terhadap performa kedua klub tersebut.









