Proyeksi Harita Nickel (NCKL) soal Harga Nikel

oleh -400 views

“Pabrik pengolahan limestone menjadi quicklime ini akan menambah efisiensi dari sisi operasi. Karena awalnya, kami membeli quicklime dari pihak luar. Tapi, dengan adanya operasi dalam pabrik ini diharapkan dapat mengurangi biaya-biaya produksi karena quicklime ini akan diproduksi secara internal oleh grup kami,” terang Roy.

Hingga kuartal I-2025, NCKL mengungkapkan, telah menggelontorkan investasi sekitar US$ 70 juta untuk proyek PT CKM dengan progres konstruksi mencapai 42%.

Dari sisi pertambangan, selain mengandalkan suplai bijih nikel ore dari PT TBP dan PT Gane Permai Sentosa (GPS), NCKL juga mulai membuka tambang ketiganya bernama PT Gane Tambang Sentosa (GTS).

Kata Roy, saat ini tambang PT GTS dalam tahap persiapan. Namun, per Maret 2025 proses eksplorasi sudah dilakukan di 1.800 titik dengan total area yang dieksplorasi mencapai 438 hektare (ha).

“Kami ekspektasikan, PT GTS dapat mulai berproduksi pada tahun ini. Oleh karena bijih nikel ini lokasinya di pinggir laut sebelah selatan Pulau Obi, jadi transportasinya dilakukan menggunakan tug and barges dari PT GTS ke tempat pengolahan nikel yang berjarak kurang lebih 68 sampai 70 kilometer dari lokasi tambang kami,” tutupnya.

Baca Juga  Reses, Ketua DPRD Malra Jaring Aspirasi Warga Kei Besar

(red/investor)

No More Posts Available.

No more pages to load.