ambon, 17 mei 2012
=======
JEJAK TANAH
aat dia mencangkul musim menjadi seribu guludan
aku rindu bulu ketiaknya yang tak dicukur bertahun-tahun
sebab di situ disimpannya begitu banyak cerita pamali
tapi di dusun ini aku merasa begitu tajamnya sorot mata
yang muncul menyembur dari setiap pori-pori tanah
o tanahku punya tubuh dan nyawa, punya roh dan jiwa
o tanahku punya riwayat hidup dan punya perasaaan
tiba-tiba aku ingin tanahku membuka mulut lebar-lebar
menelan setiap jejak para pengkhianat yang melukainya
supaya jika tiap jejak itu kelak benar-benar terhapus
keringat kakekku akan muncrat lagi seperti mata air
lalu dari tanah yang tua ini akan mengalir satu sungai kecil
kami akan membasuh kaki, tangan dan seluruh tubuh di situ
ambon, 17 mei 2012
=====≠=====
BATU BADAONG
ibuku adalah perempuan yang berjalan kaki ribuan mil jauhnya
dia yang terus bergerak ke muka sambil mencucurkan air mata
dia membiarkan kesedihannya tumpah-ruah menjadi lautan luka
sebab dialah yang mengambil sembilu melukai sendiri jantungnyaibuku adalah perempuan yang saban hari meredam gemuruh di dada
dia biarkan tenggorokannya sesak dan nafas jadi semakin tersengal
dia bunuh amarah dan membiarkan cinta tetap tumbuh di rahimnya
sebab dialah yang turun dari kemuliaan dan tinggal di sana selamanyaibuku adalah perempuan yang retina matanya telah menjadi retak
dia yang hatinya hancur seperti debu diterbangkan angin topan
dia yang akhirnya berjalan lurus-lurus menuju tempat perhentian
sebab dialah ibuku yang menelan ludahnya sebelum batu menelannya




