Selain itu, telah dilaksanakan pula pemberdayaan ekonomi kepada 368 ribu kepala keluarga yang menjadi subjek Reforma Agraria, baik itu pemberian modal ataupun pendampingan. Angka-angka tersebut menunjukkan sejumlah capaian terkait Reforma Agraria berhasil melampaui target.
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pentag, Dalu Agung Darmawan mengungkapkan perwujudan Reforma Agraria yang teranyar. “Dalam mempercepat penataan aset, kita juga sudah melakukan beberapa terobosan. Pertama kita sudah menggunakan Sertipikat Tanah Elektronik seperti yang ada di Banyuwangi kemarin sebagai langkah-langkah progresif untuk memastikan identitas penerima sertipikat dengan akurat,” ucapnya.
Namun, Dalu Agung Darmawan menyebut masih ada beberapa catatan, seperti masih rendahnya Redistribusi Tanah yang bersumber dari pelepasan kawasan hutan. Untuk menyelesaikan tantangan ini maka diperlukan sinkronisasi dan kolaborasi dengan seluruh pihak agar tujuan dari program Reforma Agraria dapat tercapai, yakni menyejahterakan rakyat Indonesia.
Turut hadir pada kegiatan ini, Pejabat Fungsional Utama, Andi Tenrisau; sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; sejumlah Pejabat Administrator baik pusat maupun daerah dari berbagai penjuru Indonesia; serta perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (JM/RT/RK)









