Saat Harga Diri Dimenangkan, Kemanusiaan Disisihkan

oleh -25 Dilihat

Sejarah tidak akan mengingat seberapa keras negara mengklaim kemandiriannya. Sejarah hanya akan bertanya mengapa, ketika solidaritas kemanusiaan tersedia, begitu banyak nyawa tetap tak tertolong.

Negara diuji bukan saat ia berdiri paling tegak, melainkan saat ia berani merendah di hadapan penderitaan warganya sendiri. Jika harga diri dibela lebih cepat daripada kemanusiaan, maka yang sesungguhnya runtuh bukan wibawa negara, melainkan makna kehadirannya.

Di hadapan bencana, ada satu kebenaran yang seharusnya tak perlu dirundingkan: harga diri yang menolak runtuh demi kemanusiaan, bukanlah martabat—ia adalah kegagalan moral yang kelak ditagih oleh sejarah. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.