Saling ”plt” Warnai Tubuh Golkar Maluku, Ada Signal RR Tak Ditendang

oleh -106 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Pasca gontok-gontokan dalam tubuh DPP Golkar, efek domino ini juga terjadi pada DPD Golkar di Maluku, baik pada DPD Maluku maupun DPD kabupaten/kota yang ada.

Dimana, gembong Golkar Maluku yang dikomandoi Richard Rahakbauw yang akrab disapa RR, sudah menyatakan dukungan kepada Bambang Susatyo.

Gembong ini mengecap pelaksana tugas (Plt) kepada DPD lainnya yang tidak mendukung Susatyo.

Belakangan, saat Airlangga memuncaki DPP Golkar, RR beserta seluruh gembongnya, juga mengalami hal yang sama dan di-plt-kan oleh gembong DPD pendukung AIrlangga yang dipimpin Said Assagaff dan Ruland Tahapary.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon, Senin (15/7), hal ini ditegaskan oleh salah satu pentolah Golkar Maluku, Fredy Latumahina.

Baca Juga  Deretan ‘Omongan Kesombongan’ Pejabat Indonesia Terkait Virus Corona

”Jadi ada satu pihak yang melakukan plt kepada ketua dpd yang 10 itu, yang itu kalau gak salah menurut berita, kan dipimpin oleh Richard Rahakbauw, karena mereka tidak mendukung, karena mereka telah atau istilahnya mereka telah mendukung Bambang Susatyo. Oleh karena itu mereka di-plt-kan. Lalu kemarin saya lihat di berita, ada lagi sekelompok DPD yang dipimpin oleh Pak Habib sama Sekertaris DPD yang datang bertemu dengan Ketua Umum,” ujarnya.

Menurutnya, perbedaan persepsi tentang kepemimpinan Golkar secara umum telah selesai.

Namun dirinya sendiri tidak tahu menahu tentang konsekuensi ataupun sanksi kepada DPD I dan II yang sebelumnya menyatakan mendukung Bambang Susatyo.

”Jadi kelompok yang kedua kemarin baru dipimpin oleh Pak Habib sama sekertarisnya Pak Rulan bersama dengan DPD yang lain datang memberikan dukungan kepada Airlangga. Lalu Airlangga memberikan ekspos, bahwa urusan DPD Golkar Maluku semua sudah selesai. Karena semua telah memberikan dukungan kepada Airlangga. Nah, sekarang di Jakarta ini ada dua kelompok itu. Yang dua-duanya berbeda tapi seterusnya saya nda ngurus deh.  Itu kan ada 10 DPD II mendukung Bambang Sosatyo. Kemudian mereka katanya tarik dukungan lagi, lalu kembali mendukung Airlangga. Itu saya tidak tau. Itu wewenang Ketua DPD. Bagaimana mereka menyelesaikan masalah. Yang jelas kemarin kelompok yang dipimpin RR tidak diterima oleh Ketua Umum Airlangga. Itu informasi yang saya dapat dari teman-teman di dalam. Sehingga pada saat upacara itu berlangsung itu tim yang dipimpin RR tidak masuk ruangan. Tapi tim yang ada ketua DPD itu masuk di dalam ruangan. Ritch Hilton hotelnya. Bagus sekali. Penyelesaiannya sekarang ini hari dan seterusnya walahualam. Itu konstelasinya saya sampaikan,” jelasnya.

Baca Juga  Belasan Perawat RSUD dr. Haulussy Ambon Positif Terinfeksi Corona

Terpisah, Sekretaris DPD Golkar Maluku, Ruland Tahapary, saat berhasil dikonfirmasi Porostimur.com via layanan pesan What’sApp ((WA), tidak membantah kejadian dimaksud.

Meski demikian, Tahapary juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan pemecatan kepada RR dan gembongnya. (keket)