Tanimbar Tuan Rumah MTQ ke-29 Tahun 2021

oleh -36 views
Link Banner

@ Porostimur.com | Ambon : Kabupaten Kepulauan Tanimbar ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 29, Tahun 2021 mendatang.

Ketetapan Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai tuan rumah ini, diputuskan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi ke-28 di Kabupaten Buru, Minggu (15/6).

Sebelumnya di dalam pembahasan terdapat tiga kabupaten yang diusulkan untuk menjadi tuan rumah MTQ ke-29, yakni, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar. Namun dalam musyawarah untuk mencapai kesepakatan, Kepulauan Tanimbar akhirnya ditetapkan sebagai tuan rumah.

Rakerda dihadiri seluruh Pengurus LPTQ Provinsi Maluku, Ketua dan Sekretaris LPTQ Kabupaten/Kota serta para Kepala Bagian Agama Sekertariat Daerah Kabupaten/Kota se Maluku.

Link Banner

Gubernur Maluku melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Hamin bin Thahir mengatakan, Rakerda LPTQ bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan MTQ yang sedang berjalan, merumuskan program-program strategis dan forum penetapan kebijakan strategis. Salah satunya adalah memilih dan menetapkan tuan rumah pelaksanaan MTQ berikutnya.

Baca Juga  Kesultanan Jailolo Gelar Upacara Adat Mandi Safar

Dikatakan, Rakerda LPTQ merupakan momentum yang baik untuk mengevaluasi ulang secara keseluruhan posisi organisasi, dengan memperhatikan keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan program kerja yang dilaksanakan selama ini.

“Saya berharap LPTQ dapat melakukan penataan organisasi dan merumuskan langkah-langkah strategis serta program kerja yang bisa dilaksanakan dalam rangka memperkuat dinamika organisasi LPTQ di masa mendatang”, harap gubernur melalui sambutan tertulisnya..

Dalam perkembangan ke depan, sebut gubernur, fungsi dan peranan aktual yang diharapkan dari keberadaan LPTQ tidak hanya sekedar memperkuat dan melestarikan apa yang telah ada. Tetapi LPTQ harus mampu melahirkan gagasan-gagasan dan langkah-langkah baru yang signifikan untuk membina dan memajukan berbagai aspek yang terkait dengan per-MTQ-an, seperti sistem dan metode penilaian, kaderisasi hakim, dan sebagainya.

Di samping itu, dalam tataran kemasyarakatan, LPTQ memiliki fungsi dan peran yang penting untuk turut menumbuhkembangkan pendidikan Al-Quran di tengah masyarakat.

“Kerjasama dengan para tuang guru di negeri (kampung), TPA, pesantren, madrasah dan perguruan tinggi harus kita tingkatkan”, ujarnya.

Baca Juga  Pilot Pembawa APD Corona Covid-19 dari China ke Indonesia Meninggal Dunia

Selain itu, perlu dilakukan riset tentang permasalahan pendidikan Al-Qur’an di Maluku serta perlunya dirumuskan langkah-langkah strategis yang lebih progresif dan transformatif.

“Pada konteks ini, saya meminta kepada para bupati dan walikota se-Maluku serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, untuk mari sama-sama kita beri perhatian terhadap pembangunan sektor keagamaan dalam rangka mewujudkan visi Pemerintah Provinsi Maluku,’’ tandas gubernur.

Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Ismail Usemahu menyampaikan, dalam Rakerda kali ini, LPTQ akan berupaya untuk mendesign suatu model pembinaan LPTQ dan MTQ, baik yang menyangkut dengan managemen pembinaan LPTQ maupun pola pembinaan Qori dan Qoriah MTQ.

Untuk itu, kata Usemahu, LPTQ telah mengundang Narasumber seperti Rektor IAIN Ambon, Hasbollah Toisuta, Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, Fesal Musaad dan PLT Kepala Bappeda Provinsi Maluku,

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami mengundang Rektor IAIN Ambon sebagai salah satu pemateri yang diharapkan mampu memberikan masukan, saran, pendapat terkait dengan design pola managemen LPTQ. Sedangkan untuk pembinaan MTQ, kami harapkan Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku dapat memberikan saran dan masukan terutama yang menyangkut dengan peran dan fungsi TPQ, TPA, Taman Pengajian yang merupakan embrio bagi pembinaan peserta MTQ. Begitu juga LPTQ menghadirkan Kepala Bappeda terkait dengan masalah sistim penganggaran LPTQ”, jelas Usemahu.

Baca Juga  Pamitan Mayjen Marga Taufik Dihadapan Prajurit Wilayah Maluku Tengah

Usemahu menbahkan, pelaksanaan Rakerda LPTQ ini, didasarkan pada tuntutan dan kebutuhan organisasi, juga merupakan komitmen pengurus untuk begaimana mengembangkan kemampuan baca, tulis, menghafal dan memaknai isi kandungan Al’Quran dalam rangka meningkatkan prestasi Qori dan Qoriah MTQ di Provinsi Maluku.

“Semangat inilah yang mendorong LPTQ Provinsi Maluku sebagai mitra pemerintah untuk selalu berjalan seiring dengan dinamika yang dihadapi saat ini, sehingga ada sinergitas yang berdampak pada upaya pembangunan di bidang keagamaan khusus pembinaan dan pengembangan MTQ”, pungkas Usemahu (ima)