Cuaca Buruk, BPBD Kepulauan Sula Minta Warga Waspada

oleh -86 views
Link Banner

Adanya sirkulasi tertutup (Eddy) di sebelah utara Pulau Papua, menimbulkan konvergensi di wilayah Maluku Utara hingga memicu potensi pertumbuhan awan dan hujan di Maluku Utara. Kondisi ini, menyebabkan cuaca di Maluku Utara umumnya berawan hingga hujan lebat, terutama pada siang dan sore hari.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Sultan Babullah Ternate, melalui siaran pers sebagaimana diterima media ini, menyebutkan, hujan lebat berpotensi terjadi di seluruh wilayah Maluku Utara, pada tanggal 17 hingga 18 Juni 2019.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini, akan adanya potensi gelombang tinggi melebihi dua meter, di perairan Ternate, Jailolo, Batang Dua, BMakian, kayoa, Bacan serta di Tobelo dan Morotai.

Sementara di Kabupaten Kepulauan Sula, hujan lebat borpotensi turun pada pagi hingga dini hari, sejak tanggal 17 hingga 22 Juni mendatang.

Baca Juga  Raja Kembali ke Thailand untuk Berpesta Setelah Isolasi dengan 20 Selir

Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula, Irfan Pora, meminta kepada seluruh masyarakat agar warpada terhadap adanya banjir yang dapat muncul sewaktu waktu. masyarakat juga diminta mewaspadai tingginga gelombang laut.

“Kami menghimbau masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan datangnya banjir, terutama warga Desa Capalulu, Orifola, Mangoli dan Waitina, jangan sampai ada banjir susulan”, pintanya.

Irfan juga berharap masyarakat yang ingin melakukan penyeberangan antar pulau agar mewaspadai tingginya gelombang laut. “Kita minta para juragan motor agar berhati-hati. Bila perlu jangan dulu berlayar sampai aut kembali tenang”, pungkas Irfan Pora. (raka)