“Seperti pembangunan Warung Katong di Islamic Center yang menelan angaran berkisar Rp. 2 miliar lebih ini nilai telah menyalagunakan angaran, logika sajalah mana ada pembangunan caffe sampai Rp. 2 miliar,” ujar Ongki.
Sehingga GMKI meminta agar dapat bertemu tatap muka bersama Gubernur Maluku, Murad Ismail, supaya dapat menanyakan hal ini.
“Kami akan kembali dengan agenda yang sama jika belum ada tanggapan dari Gubernur Maluku untuk tatap muka,” tutupnya. (nicolas)




