Porostimur.com | Ambon: Upaya pemerintah untuk memutuskan mata rantai penularan Virus Covid-19 tidak semudah membalik telapak tagan yang mulai dari para lansia yang rentan terhadap virus covid 19. Hal ini dialami oleh petugas Kesehatan di Puskesmas Negeri Urimessing, di bawah pimpinan dr. Lita Tarumaselej.
Menurut Tarumaselej, jumlah Lansia Negeri Urimessing ada 555 orang dan yang sudah divaksinasi 212 orang.
Selain lansia yang bukan lansia pun telah divaksin dan dilakukan secara massal termasuk di Puskemas sehingga rekapan datanya belum bisa dilakukan.
Cakupan vaksinasi lansia pada tiap kampung yang berada di Negeri Urimessing rata-rata mencapai 50% dari target lansia yang sudah ditentukan.
Tarumaselej bilang, partisipasi lansia dalam megikuti program vaksin masih kurang karena belum memahami pentingnya vaksin serta terprovokasi dengan berita-berita hoax dan terjadi ketakutan yang berlebihan sehingga tidak mau untuk divaksinasi,selain berita hoax para petugas Puskesmas Urimessing ini juga terkendala dengan letak geografis Negeri Urimessing yang terdiri dari lima kampung yang ada di daerah pegunungan.
“Karena itu jangan terlalu percaya joax sehingga menimbulkan ketakutan yang berlebihan,sehingga diharapkan untuk semua masyarakat bersedia untuk di screening atau diperiksa kondisi kesehatan terlebih dahulu dan bisa ditentukan apakah memenuhi syarat atau tidak untuk divaksinasi jangan mengambil kesimpulan sendiri,” harap Tarumaselej.









