“Kepada seluruh pengurus SSB, pelatih sepak bola, dan guru olahraga, saya berharap agar terus mendukung aktivitas anak-anak didiknya. Berikan mereka kesempatan untuk berlatih, mengembangkan kemampuan, dan mengikuti turnamen seperti ini,” harapnya.
PSSI Halbar Dorong Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Lebih lanjut, Djufri menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak boleh berhenti hanya pada penyelenggaraan turnamen. Diperlukan kesinambungan latihan, pendampingan pelatih, serta kompetisi berjenjang agar kemampuan dan potensi para pemain muda dapat berkembang secara maksimal.
Menurutnya, turnamen seperti Tunas Sasadu Cup I harus menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk menyiapkan generasi pesepak bola yang memiliki kemampuan dan mental kompetitif.
Melalui kompetisi tersebut, diharapkan semakin banyak talenta muda dari Halmahera Barat mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan untuk berkompetisi pada level yang lebih tinggi.
“Melalui Tunas Sasadu Cup I, diharapkan lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Halmahera Barat yang nantinya mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan mengharumkan nama daerah di kancah sepak bola yang lebih luas,” pungkasnya.
(Asirun Salim)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









