4 Ciri Seseorang Mengalami Puber Kedua, Salah Satunya Berperilaku Implusif

oleh -7 Dilihat
ilustrasi midlife crisis (freepik.com)

Porostimur.com, Ambon – Puber kedua merupakan suatu istilah untuk menggambarkan perubahan perilaku atau sifat dari pria dan wanita paruh baya yang kembali seperti remaja. Istilah puber kedua ini memang tidak ada dalam dunia medis. Akan tetapi memiliki kaitan erat dengan kondisi psikologis yang disebut midlife crisis yang terjadi pada usia 40 hingga 50 tahun.

Secara umum, midlife crisis dipicu oleh rasa takut menjadi tua, atau sulit menerima fakta bahwa mereka telah melewati masa produktifnya, atau merasa kembali muda. Jika seseorang bisa mengendalikannya, midlife crisis dapat memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan. Misalnya dengan mengeksplorasi minat dan hobi baru atau membentuk hubungan sosial yang lebih bermakna. 

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Siapkan Storage Minyak hingga 60 Hari dan Bioetanol E20

Sayangnya, beberapa orang justru terjebak dalam kondisi ini. Berdasarkan penelitian ilmiah dari Research Ideas and Outcomes (2021)  menyebutkan bahwa midlife crisis berpotensi menimbulkan gangguan mental akibat stres, depresi, dan kecemasan karena merasa tidak puas dengan kehidupannya. Pada kasus yang lebih parah, midlife crisis juga bisa menurunkan kesejahteraan seseorang hingga meningkatkan peluang untuk mengakhiri hidup.

Lantas, apa saja ciri-ciri orang yang mengalami puber kedua ini? Berikut empat di antaranya.

No More Posts Available.

No more pages to load.