Sementara orang-orang yang tidak terlalu bergantung pada media sosial sebenarnya berupaya untuk tetap berhubungan dengan orang-orang yang mereka sayangi. Mereka rela duduk berhadapan dengan sahabat mereka di cafe, dengan ponsel tersimpan di saku, dan berbagi detail kehidupan satu sama lain yang tidak ingin mereka bagikan secara online. Dalam dunia mereka, “Sampai jumpa lagi” sebenarnya berarti, “Aku berencana bertemu denganmu lagi minggu depan.”
Media sosial kini jadi platform berbagi momen dan informasi yang terjadi dalam kehidupan kita. Namun, kadang pengguna mengunggah informasi pribadi yang penting dan tidak perlu diketahui oleh publik.
2. Mereka lebih sadar akan lingkungan sekitar mereka
Anda mungkin merasa dapat menjangkau dan menyentuh setiap jengkal bumi melalui artikel yang Anda baca dan gambar yang Anda lihat diposting orang lain secara online, tetapi saat Anda duduk di meja membaca tentang berbagai peristiwa dan budaya terkini di seluruh dunia, ada ratusan orang berjalan melewati jendela kantor Anda dan telah melihat sendiri hal-hal tersebut secara real time.
Menjauh dari media sosial, setidaknya untuk sebagian besar hari Anda, memberi Anda kesempatan untuk menjelajahi dunia di sekitar Anda dan mengamati kehidupan melalui mata Anda sendiri. Mereka yang melakukan hal ini lebih percaya diri karena mereka tidak perlu bergantung pada sudut pandang orang lain untuk membentuk sudut pandang mereka sendiri.












