5 Ciri Kamu Terjebak dalam Perilaku Impulsive Buying, Pemicu Banyak Utang!

oleh -180 views

2. Belanja sebagai pelarian

ilustrasi belanja (pexels.com/id-id/dario-solano)
ilustrasi belanja (pexels.com/id-id/dario-solano)

Berbelanja tentu hal yang menyenangkan. Namun, ada juga orang yang saat sedang mengalami masalah malah pergi belanja. Sehingga belanja hanya sebagai pelarian untuk menyenangkan hati. Terkadang membeli barang yang belum tentu dibutuhkan.

Jika kebiasaan ini terus berlanjut, akan berbahaya. Karena kamu akan kecanduan belanja untuk mengatasi masalah. Akhirnya akan terjebak perilaku impulsive buying serta konsumtif.

3. Membeli barang tanpa berpikir panjang

ilustrasi belanja  tanpa berpikir panjang( pexels.com/id-id/davner-ribeiro)
ilustrasi belanja tanpa berpikir panjang( pexels.com/id-id/davner-ribeiro)

Tahukah kamu, ada orang yang membeli barang tanpa berpikir panjang karena hanya mengedepankan keinginan. Alhasil, orang tersebut membeli barang yang sebenarnya tidak atau belum diperlukan. Atau bisa juga orang tersebut membeli barang karena takut ketinggalan trend dan kehabisan.

Baca Juga  Founder Skolarasa.id Cantika Muhrim Luncurkan Buku “Kaka Guru”

Lebih mengkhawatirkan lagi jika barang tersebut lebih dari satu sehingga orang tersebut terjebak dalam konsumerisme dan impulsive buying.

4. Bersaing dalam berbelanja

ilustrasi bersaing dalam belanja( pexels.com/id-id/gustavo-fring)
ilustrasi bersaing dalam belanja( pexels.com/id-id/gustavo-fring)

Pernahkah kamu menginginkan suatu barang tetapi temanmu sudah memiliki terlebih dahulu. Sehingga kamu merasa iri dan tersaingi.

Secara tidak langsung perasaan tersaingi tersebut akan membuat kamu belanja berlebihan. Lebih mengkhawatirkan jika barang yang dibeli tidak membawa banyak manfaat. Sehingga kamu terjebak dalam perilaku yang merugikan.

5. Ada dorongan emosional saat membeli barang

ilustrasi belanja karena dorongan emosi (pexels.com/id-id/vladimirsrajber)
ilustrasi belanja karena dorongan emosi (pexels.com/id-id/vladimirsrajber)

Ciri terakhir adalah adanya dorongan emosional saat belanja. Biasanya hal ini terjadi saat membeli barang yang tidak dibutuhkan. Ya, hanya karena dorongan emosional dan mencari kepuasan semata.

No More Posts Available.

No more pages to load.