7 Tokoh Belanda Penjajah Indonesia Terkejam, Populer di Buku Sejarah

oleh -2,892 views

Van Heutsz bersama dengan Snouck Hurgronje, penasihatnya selalu menyerang wilayah yang ingin ditaklukkannya dengan senjata. Pertumpahan darah adalah makanan sehari-hari saat ia berkuasa.

Tak hanya itu, ia pun sering melakukan devide et impera. Rakyat, kaum ulama, dan bangsawan, semua elemen masyarakat diadu domba agar meminta bantuan kepada Belanda. Van Heutsz tercatat pernah melakukan pembantaian terhadap ratusan warga di Gayo, Aceh untuk melaksanakan semua ambisinya. 

7. Wilhelmina

7 Tokoh Belanda Penjajah Indonesia Terkejam, Populer di Buku Sejarah
unofficialroyalty.com

Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau adalah ratu Belanda yang menjabat pada tahun 1890 hingga 1948. Walaupun tidak berkuasa di Indonesia, nama Wilhelmina menjadi terkenal karena ia adalah orang yang menentang kemerdekaan kita. 

Menjelang tahun 1945, Ratu Wilhelmina sempat mengadakan konferensi yang disiarkan melalui radio Indonesia. Ia berjanji bahwa suatu hari ia akan membentuk negara persemakmuran yang terdiri dari Kerajaan Belanda dan Hindia Belanda (Indonesia), di bawah pimpinan Ratu Belanda. Tentu saja, rakyat menolak hal ini karena menginginkan kemerdekaan yang seutuhnya.

Di tahun 1945, keadaan Belanda kacau balau. Perekonomian jatuh karena perang dengan Sekutu dan Jepang, sedangkan Indonesia berusaha keras untuk melepaskan diri dari jajahan.