Porostimur.com, Ambon – Provinsi Maluku dari daerah pemilihan (dapil) Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), dan Kabupaten Kepulauan Aru, Saudah Tuanakota/Tethool mendorong pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Malra, untuk memberikan kesempatan dan ruang bagi seniman lokal, untuk berpentas, di Festival Pesona Meti Kei (FPMK) ke VI tahun 2022.
”Saya kira, dengan adanya FPMK yang sudah menjadi agenda tahunan, maka tentunya akan memberikan banyak ruang kepada seniman lokal untuk tampil. Dan saya kira, mereka perlu diberi kesempatan pentas. Toh, potensi anak daerah tidak kalah kualitasnya, dari seniman dari luar,” kata Saudah.
Bagi Saudah, ajang seperti itu penting untuk menampilkan kreativitas anak daerah, baik dari sisi musik, tarian, konten kreator dan lain lain.
”Daripada kita undang musisi ibukota provinsi, lebih baik kita berdayakan musisi lokal yang ada di Kei. Ada banyak yang layak mendapatkan porsi lebih, dalam event tersebut,” ungkap dia, mengutip media indonesia, Rabu (19/10/20220).
Dari strategi promosi dan marketing yang di desain panitia, Saudah berharap, bisa menggaet wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk mempromosikan wisata alam yang ada di Kabupaten Malra.









